You are here
Home > Pinjaman

Mau Pinjam Uang? Ketahui Dulu Ciri-Ciri Pinjol Ilegal

Ciri Pinjol Ilegal

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi digital sangatlah berdampak pada kehidupan bermanusia. Hampir seluruh aktivitas kita dipermudah dengan adanya teknologi dan internet. Sebut saja seperti berbelanja, bekerja, belajar, berkendara, hingga aspek yang paling penting bagi seluruh makhluk hidup, berkomunikasi. Bukan hanya itu saja, seiring dengan berkembangnya waktu, teknologi juga mulai dapat digunakan sebagai pemecah masalah dalam hal finansial.

Semenjak kehadiran dari lembaga pinjaman online, berbagai permasalahan finansial yang dihadapi oleh masyarakat seakan-akan dapat terpecahkan dengan mudah. Jika dulu masyarakat sering kali mengandalkan sanak saudara, keluarga, atau kerabat dekat untuk meminjam uang jika sedang dibutuhkan, tetapi saat ini masyarakat sudah tinggal duduk manis di depan komputer atau ponsel dan permasalahan finansial sudah dapat terselesaikan dengan cepat dan mudah.

Hanya saja, meningkatnya kebutuhan masyarakat akan lembaga pinjaman online membuat beberapa oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi ini untuk melakukan hal-hal negatif, salah satunya seperti penipun berkedok pinjol (pinjaman online). Nah, bagi kamu yang sudah mulai berkegantungan dengan lembaga pinjol atau merupakan pengguna pinjol sejati, yuk ketahui dulu ciri-ciri pinjol ilegal, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Ciri-Ciri Pinjol Ilegal

1. Tidak Memiliki Situs Resmi

Biasanya, pinjol legal pasti memiliki situs resmi yang bisa dikunjungi oleh para calon nasabah. Nah, ciri pertama yang paling mudah ditemukan mengenai pinjol ilegal ialah bahwa mereka tidak memiliki situs resmi. Jika lembaga pinjol tersebut menggunakan blog seperti blogspot atau wordpress, atau malah mengiklankannya melalui media sosial, sms atau telefon, maka patut dicurigai. Usahakan kamu memilih lembaga pinjol yang memiliki situs resmi yang jelas dengan kontak yang mudah dihubungi dan alamat kantor yang jelas.

2. Bersifat Memaksa

Jika kamu mendapat telefon yang mengaku sebagai lembaga penyedia pinjaman online dan si penelefon seakan-akan seperti memaksa mu untuk segera mengajukan pinjaman kepada mereka, maka patut dicurigai. Apalagi bila pihak yang menelefon terkesan enggan untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai perusahaan namun memaksa mu untuk melakukan pinjaman.

3. Tidak Memiliki Persyaratan

Nah, ini yang sangat berbahaya. Memang semua orang pastinya ingin mendapatkan prosedur yang cepat dan mudah ketika ingin mengajukan pinjaman. Banyak yang merasa ragu untuk mengajukan pinjaman karena khawatir tidak dapat memenuhi persyaratan yang diminta. Kemudian munculah sebuah lembaga pinjaman online yang justru tidak memberikan persyaratan apapun. Walaupun terdengar menggiurkan, janganlah langsung terlena. Pilihlah lembaga pinjol yang memiliki persyaratan dan prosedur yang jelas. Biasanya dalam mengajukan pinjaman online, dokumen yang diminta berkisar KTP, NPWP dan histori transaksi buku tabungan saja.

Selain itu, hindari pula lembaga pinjol yang meminta informasi pribadi, seperti pin kartu kredit atau nomor kontak keluarga mu sebagai kontak emergensi. Hal ini biasanya sering kali dimanfaatkan sebagai cara untuk ‘meneror’ jika kamu tidak segera membayar.

Sebenarnya, mengajukan pinjaman online tidak berbahaya. Justru cenderung lebih memudahkan mu dalam memecahkan berbagai permasalahan finansial. Namun, ada baiknya bila kamu lebih berhati-hati dalam memilih lembaga pinjol. Berpikirlah secara kritis dan lakukan sedikit observasi sebelum menentukan untuk mengajukan pinjaman di suatu lembaga pinjaman online. Masih ragu untuk mengajukan pinjaman online? Kunjungi saja https://www.cekaja.com/info/awas-tertipu-pinjol-ilegal-ini-sederet-ciri-cirinya/ untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai ciri-ciri antara pinjol ilegal dan pinjol legal, agar tidak salah langkah.

 

Tinggalkan Balasan

Top